Saturday, October 25, 2008

Kamus lengkap “CINTA”

(posted on November 06. Imago's beat)


“CINTA itu ketika kita menetesakan air mata untuk orang yang kita cintai” (nn)
((hanya dengan itu?))

“CINTA itu egois” (Arum)
((humm.. bukannya egois sifat dasar manusia yang ga bisa d otak-atik?))

“CINTA itu tidak harus memiliki” (nn)
((andai semudah itu..))

“CINTA itu ketika kita menginginkan orang yang kita cintai merasakan hal yang sama dengan kita” (Michael. V. Yank)
((karna dosen, jadi saia setuju deh.. hidup Mike!!!))

“Long distance itu namanya bukan pacaran, tapi temen curhat” (Hafes)
((betul!! Kaya pacaran sama HP, ato computer –maaf arum, saya harus bicara Menurut pandangan otak saya-))

“Kalo lo pacaran 3, 4 taon tanpa selingkuh, bukan brarti lo setia, tapi karna ga ada orang ke-3 yang mao salah satu d antara lo dan pasangan lo, alias ga laku” (Hafes)
((etzzzz!!! Monyong!! Gw setia, tapi fans gw tetep berjejer!! Wee..)) -- kisah masih berpacar nih..

“CINTA stratanya di bawah sayang” (Disa)
((emang ada d buku pinter ato eksiklopedia??!))

“CINTA = Pembohong besar” (Putri peem)
((sapa suruh mao d boongin..?))

“CINTA itu seperti kentut, D tahan sakit, mo d keluarin malu.. tapi kalo uda d keluarin lega!” (nn)
((kayanya si julung-julung deh yang ngomong ini..))

“CINTA itu sesuatu yang paling ga bisa d liat, tapi bisa d rasain” (nn)
((koq kaya teori angin dan udara d pelajaran IPA waktu saya kelas 3 SD??))

“CINTA perasaan paling universal, perasaan ingin memberi, menjaga, menyayangi, berkorban, giving the best for someone u love even to animal, tumbuhan, benda. Love yang paling pure tanpa ada perasaan keterikatan yang berlebihan terhadap apa yang kita cintai” (Fendy)
((wuih.. panjang yahh.. anyway, brarti gampang banget yah bilang cinta, kalo sama benda aj kita bisa cinta?…))

“CINTA adalah permen karet” (Eko)
((nyahahhahaaaa... so u!))

“CINTA itu Abstak” (nn)
((gimana? Ga berbentuk maksod lo?? Adu, IQ gw ga nyampe bwat nalar ke-Abstrakan kata2 lo..))

“CINTA itu ga lekang d makan waktu” (nn)
((kerispatih masa kini...))

“CINTA itu sebuah keinginan untuk bersatu” (Resa)
((beh.. orang DDB bisa juga puitis..))

“CINTA hanyalah sebuah imaji, dimana angkau berada didalamnya untuk menjalani imaji tersebut yang akhirnya berujung pada sebuah keputusan mutlak, yaitu “take it” or “leave it” (julungjulung)
((doh.. berat, sobb… masa si Cuma sbuah imaji? Berarti kalo lo cinta seseorang, brarti lo sedang ber-imaji gitu??))

“CINTA itu kasih sayang antara sesama orang yang saling mencintai” (pacarnya Rhea)
((apaan cih, beb?? Koq kamu ga makna gitu? Cuma puter2 kata! Payah..))
Haizz! bagian ini tadinya mau diapus, tapi sudahlah...

“CINTA itu buta” (mamanya rhea)
((haha.. waktu Tanya ini, mamakuw bingung gitu buat ap, jadi di jawab sekenanya aj katanya.. hehe.. luv u, mom))

“CINTA itu menunggu” (kakanya rhea)
((lo cari cinta d antrian donx?? Gimana sehh??))

“CINTA takkan salah” (kahitna, aku dirimu, dirinya)
((sambil ngetik, dengerin lagu ini d endingnya, dipikir2, cinta emang ga salah, tapi doi kena praduga tak bersalah mulu, ya toh?))

“CINTA itu sebuah kata yang membuat lo membuka dan perduli dengan blog ini” (rhea)
((ngaku lo!!))

-----------------

(oct 08)

"Cinta adalah bagaimana kita menerima, melepaskan, memaafkan dan melupakan." (rhea, mood swing)

"Cinta adalah............(fill in ur comment)............." (your name)






Because life is all about money

(Tulisan ini dibuat 14 Desember 2006, diantara kegalauan masa muda, keegoisan rakyat kecil yang tidak terima akan kezoliman seorang pemimpin, yang jelas-jelas, Kami DIKARYAKAN demi kepentingannya.)

Location: Imago (it WAS school of modern advertising)


Bosen kayanya denger 'because life is all about perception'. Sekarang yang lagi trend di kalangan anak2 “gaul” seperti Anda yah ini, 'because life is all about money'. Udah, ga usah munafik ato pura-pura ga ngarasa, apalagi pura-pura nengok belakang cari kambing hitam. Lhaaaaa.. orang ini manusiawi koq, Cuma, Cuma.. yang berbeda kan level ke expertise-sannya. Ga usah deh pepatah itu di tarik-tarik garis belakangnya, wong kita mo pipis aja sama harganya dapet 2 bungkus indomie, ya toh??

Tuh kan, kalo kata Nenek saya, ni dunia mo kiamat kali yah?! Iya, Nek, mending kaya jaman batu dulu emang, ga ada duit, Cuma barter dan anti korupsi. UPZZ.. kebablasan deh ngomongin satu kata keramat itu. Mungkin alat pendengaran anda hampir ledes denger kata KORUPSI. Nah kan, bener deh 'because life is all about money'. Kadang saya cape garuk-garuk kepala (untung bebas ktombe) mikirin orang-orang di atas sana loh, yang jelas-jelas punya duit kaya cabut bulu ketek sendiri, eh, malah sibuk cari cukuran bulu ketek orang laen. Bingung kan??

Ga usah korupsi deh yang di komentarin, coba dari anak cucunya dlu, brawal dari nyopet, nyolong, nilep, nipu sampe yang paling sederhana NGUTANG (hihi.. Arum, ingetin gw klo ada utang!) nah, dari situ keliatan kan bibit unggul penerus “BIG BOSS” kita??

Nah, sekarang yg jadi penyakit akut kalo si korupnians (halah.. sok2an ikut imagonians, ga creative, cupu!!) dengan bangga membeberkan penyebab mereka melakukan tindakan mulia yang sangat terpuji itu. Gampang aja “SIMBIOSIS MUTUALISME”, SOOBBB… yah kaya percintaan gitu, ada memberi dan menerima, ya kan?? Mungkin mereka uda ngerasa memberi banyak, trus sok2 amnesia waktu menerima (maksud saya mengambil) plus tampang tak berdosa di kali gaya berharga diri. Huh, LETIHHHNYA SAYA, BOSS..

Dari sini timbulah ketidakadilan, haduhh… mungkin si korupnians ga lulus SD, SMP, bahkan mungkin beli ijasah waktu SMA. Yahh, orang dari namanya PMP, PPKN, sampe sekarang metamorfosis jadi kewarganaegaraan, masih aja koq ketidakadilan masuk dalem mid test apalagi UAN.. ya kan?? Masa mereka ga ngerti sih?? Oh iya yah, mungkin sedikit kecipratan DNA RNA dari glodok, di otaknya cuma berkibar gambar monyet di hutan (500 rupiah tempoe doloe, bodoh..)

Udah-udah, sebelum adrenalin anda naik, saya sudahi.

Kata Mike setiap apapun kudu ngundang ksimpulankan? Benerkan, because life is all about money, banyak yang nekat mlakukan apapun demi uang, lagi-lagi uang (kaya yang ditan suka nyanyiin, tapi lupa apa judulnya). Banyak lagi deh pepatah2 yang juga ikut andil, bahkan, habis manis sepah di buangpun ikutan nongkrong paling deket. Untung aja tag line nya imago; because life is all about perception, coba kalo because life is all about money, hancur sudah dunia peradvertrisingan (halah.. ribett).

Terakhir, call to action. (Mike, seharusnya commskill saya 9!!) harusnya kita para pembaca yang bingung melihat tulisan saya, berdecak kagum pada korupnians. Karena mereka bisa beli BMW seri apapun, berlian ber ton-ton, tapi ga bisa beli TV barang 14 inci pun buat nonton pintu hidayah, kiamat sudah dekat dan kawan-kawan. Sampe-sampe mereka ga takut kalo nanti mati kuburannya ga muat ato mayatnya di belatungin (hiiihh!!) kita wajib mengirim doa setiap senen kamis. so, because life is all about money, yang stuju angkat tangan!!!!!!!!!!


(postingan di blog imagonians.com ini mengundang banyak kontroversi, dan mudah-mudahan ada yang 'tersindir' secara halus. Semua sudah berlalu, dan saya merindukan mereka yang dulu ada bersama saya mengakhiri masa-masa menyakitkan ini. Terima kasih, temans.)
H-E-Y!!

Wejangan ‘single’ ini mungkin yang membuka percakapan dengan dunia maya. Setelah berbulan-bulan dengan buaian membuka blog tanpa berani me-merawankannya, akhirnya, hari ini resmi sudah dia bukan virgin lagi.

Ga usah perlente memperkenalkan diri, karna sejujurnya tidak ada yang menarik dari seorang drama queen yang menangisi hari-harinya dengan kebodohan yang bertubi-tubi. Akhirnya saya mengakui saya ini bodoh, setelah kemarin ada seseorang yang mengatakan saya kurang “cerdas”, isn’t it? Padahal IQ saya 133 dan superior, lho.. (whuaaaa… pamer gila!).

Untuk seorang perempuan, ehem, wanita, saya BENAR-BENAR bukan BeCeeL, Luna Maya, even Dian Sastro, yang membuat mahluk sebrang sana bertekuk lutut demi mendapatkan lilirkannya. Perlu waktu, mungkin biaya yang cukup besar untuk membuat saya seperti trio cat-walker di atas.

i-hate-narcism, ya saya benci mencintai diri sendiri yang terlewat berlebihan. Buat saya, mencintai orang lain lebih indah, lebih tulus dan membuat saya merasa saya hidup. (anjisss.. jadi filosofat gituh deh, Rhea..) Dan memberikan mereka rasa bahagia adalah perasaan luar bisa dibanding belanja ZARA 1 bulan tanpa henti. Saya membandingkannya dengan belanja, karena buat saya, hal yang paling sempurna di dunia in adalah mendapatkan keinginan kita dengan suatu usaha, BUKAN DENGAN GRATIS. Paling ga, yang baru bisa saya lakukan sekarang, “usaha” membujuk si mama untuk menyisihkan sebagian uangnya untuk membahagikan saya. Hehehehe.. Srius amat sih lo mencibirnya!

Boleh bahas si mama ga? Boleh ya, 1 paragraf aja, yah?
Entah kapan Tuhan sempat menyisipkan manusia ini. Dan saya benar-benar percaya, ga semua malaikat bersayap, ga semua cemerlang, tetapi si mama tetep rupawan (waktu muda katanya begitu deh... cling*). Hahaha.. tapi buat aku (ok, ”saya” boleh diganti ”aku” kalo tiba-tiba mood-nya manja) She’s everyting! Wanita hebat! Lebih hebat dari Megawati! Lebih galak dari Desi Ratnasari! Lebih ber-manner dari Dewi Persik! Lebih jago masak dibanding Rudy Choirudin! (bener ga ya spellingnya?) tapi tetep sih, ga lebih berparas dibanding Olga Lydia, oops, sepadan ga sih perbandingannya? Tapi, to be honest, si mama lebihh cantik dibanding Tante Ria tetangga sebelah yang bisanya cuma ngurusin pembayaran sampah sama arisan. Hihi.. paragraf panjang begini Cuma isinya penghinaan, buang-buang waktu orang yang baca! Maav...

Jiss.. sampe paragraf ke-5, akyu belom tau mau kasih judul apah...ga mungkin ”perkenalan”, ”sekilas penulis” (jijay bngt!), ”foreword”, apalagi ”biodata”. Haizzz...

Tujuan deh, tujuan..
Okeh, tujuan ya, to be honest lagi, tujuan saya memulai menulis blog ini adalah (udah bener belom tata bahasanya?) memuaskan diri sebagai seorang yang mempunyai mimpi paling tulus untuk menjadi copywriter.

Flashback bentar: kemarin di kantor, sama Reni, Kenny, Aida, udah sepakat, profesi yang paling tulus adalah sebagai seorang pecun! Hahahhahaahahaaaaaaaaa.....tidak-tidak.. saya ralat saja di blog ini. Copywriter dinilai lebih ’manusia’ dibanding profesi ’itu’. Deal ya, gals?!

Tapi FYI (mungkin beberapa orang jepang ga ngerti singkatan ajaib yg dikaryakan orang indo, hehehehe... FYI = For Your Information, Son.. –kayanya dia ngerti deh kalo Cuma FYI, kalo OOT baru dia bingung. Hehe..-) menjadi copywriter buat saya adalah sebuah gerbang pembuka, kalau diibaratkan anak SD yang cita-cita jadi pilot atau dokter, nah itu dia, seperti itu. Ga begitu mengebu-gebu, tapi kaya jerawat yang belum pecah, pengen digaruk sampe ga bersisa. Umm, mudah-mudahan situ ngerti deh. (gw ajah ga ngerti, sadis..)

Dan akhirnya, jeng jeng jeng, hari sudah semakin pagi saja. Tetapi saya tiba-tiba mau mundur dari dunia per-copywriter-an. Karena sampe akhir saya mau menutup blog – yang tanpa inti dan maksud yang paten- ini, saya tidak tahu, rangkaian huruf apa yang pantas menghiasi bagian atas dan berpangkat jadi judul postingan pertama saya!

Anda, sebagai penonton bagaimana kegaringan saya menghiasi page ini, baiknya ikut bertanggung jawab atas terjadinya kegalauan ini. Karena saya benar-benar galau memikirkannya.


SAYEMBARA BERHADIAH!
Barang siapa berhasil memberikan sebuah judul yang eksotis dan elegan sesuai dengan isi postingan ini, berhak mendapatkan kesempatan melewati 1 malam bahagia bersama saya di Burger King (laper, hix..).

5 QUEEN’s Daily stupities:
- Tadi malem, belanja ke Giant dengan piyama kuning kesayangan, dekil, kumuh dan tekesan gembel; NAIK SEPEDA –dan terlihat aneh! (hiahiahia.. lucu ya akyu?)
- Dompet tanpa isi sepeser pun
- Nyari mangsa buat diajak ‘melacur’ di Gramed FX, tapi semua pada sibuk sama urusannya masing-masing, berakhir dengan ke-bete-an tak berujung (harusnya sadar, ini nasib tanpa pacar!)
- Pegi sama si papa, ga pake jepit poni, najis lah di kaca!
- SMS si mantan ngucapin happy bday, dan berakhir dengan penyesalan (ga tau kenapa musti nyesel, tapi nyeselselsel aja, kemarin udah lupa, sekarang sparkling-sparkling patah hatinya jadi ada lagi, ‘perasaan’ memang lebih kejam dari ibu tiri!)

(part yang terakhir adalah bagian yang harus ada setiap postingan, untuk menyadarkan saya tentang kelalaian saya menyupah serapah diri sendiri yang terlihat tampak bodoh, supaya dilain waktu, bisa, ehem, agak cerdas. Terima kasih.)