Friday, December 31, 2010

Buanglah Mantan Pada Tempatnya

Well,

Satu tahun bukanlah waktu yang singkat untuk berkutat dengan masalah yang sama dan tidak ada penyelesainnya. Setelah 365 hari, dan berjuta jam dilewati sampailah gw ke dalam tahap bodo amat alias suka-suka-lo-emang--gw-pikirin.

Ergh, pernah ga ngerasa pengen banget lompat ke bulan depan, taon depan? Jawabannya sama, PERNAH BANGET (apalagi pas lagi patah hati). Ehe! Dann, cita-cita kayanya kesampean, genap deh 1 tahun. Dan (lagi) si mantan udah ga punya porsi yang cukup besar untuk mendominasi hati dan otak.

Gampang ga? Gampang. Yes, gampang kalo kita ngelakuinnya bukan pake hati. Jatuh, terguling dan terinjak mah wajib dilewatin. Tapi kalo kita berjuta kali jatuh, begitu pula kita akan menemukan cara untuk merangkak bangun lagi dan berlari sampai jatuh lagi dan bangkit lagi. Satu hari kita jatuh, di lain hari silahkan angkat dagu karena kita berhasil melewati 24 jam tanpa bayang-bayang masa lalu.

Ah, sudahlah, ga lebih dari 5 jam lagi tahunnya udah loncat, lalu apalagi yang memaksa kita untuk tetap diam dan terpaku melihat ke belakang.

Simply way, yang namanya masa lalu, yang namanya kenangan pahit, yang namanya jejak kelam, yang namanya mantan sebenernya bukan untuk ditangisi (kelamaan). Segera berkemas untuk pindah dan menepi pada titian baru. Gampangnya, buanglah mantan pada tempatnya dan... inget, kalo pake hati baca aturan pakai. :)

Saturday, July 10, 2010

Hey, Where Have You Been?

Here! :)

Am enjoyed every single things here. Am fine. Am okay. Am falling in love. And Am just realized that all the love-drama is totally wrong. Wrong man in a wrong time.

But hey, am not regret at all.

Thanks for make my day more up-down-right-left, meant stuck.

Well, am enjoying the fallen' effect. Not to crying like a baby, but a smile like a mother.

Am so okay with this suck situation. So okay.

Get well soon, my injured liver. Please don't stop the beat. Time healed, I wish.