Ya, gw punya.
Malam ini, dihiasi 4 manusia
terbaik dalam sejarah hidup gw dan terima-kasih-Tuhan mereka masih sama, sama seperti 7 tahun yang lalu saat kita mengikrarkan janji se-iya se-ancur. Ya, kita ancur-ancuran bareng. Semasa itu kita yang paling sering dipanggil ke ruang guru, mempertanggungjawabkan luapan kenakalan masa muda kita, dan dengan tampang nabi kita selalu bilang kita insaf. Sounds very very funny. :)
Ada banyak hal yang terlewatkan dengan indah, dan kita masih tetep 1. Kita pernah marah, pernah pisah, pernah memaki satu sama lain, berantem perkara lelaki, pernah juga masalah sepatu, dan gw ga akan pernah ngelupain gimana mereka meng”wake up”kan gw saat gw putus. Berdosanya gw saat sebelumnya menomerduakan mereka dengan masalah percintaan yang akhirnya cuma bisa bikin gw sadar, Cuma mereka yang ga akan ninggalin gw.
Hari ini ada yang menarik, ternyata kita udah bertumbuh kita punya dunia sendiri yang kita ga bisa gabungin dengan gampang. Gw selalu “menyibukan” dengan perkerjaan dan pertemanan lainnya, yang satu selalu sibuk dengan dunia entertainment, si tomboy selalu ga punya waktu karena latihan basketnya, yang galak sibuk sama skripsi dan yang terakhir perempuan tertutup yang selalu memberikan tanda tanya di otak gw.
Dulu yang kita omongin cuma sebatas PR, guru, jalan-jalan, cowo, lagu cengeng, puisi cinta-cintaan, ulangan, sekolahan, dan segala macam drama di dalamnya. Sekarang beda, semua tentang pekerjaan, masalah hidup, PRIA, pernikahan, keuangan dan bagaimana kita melihat segala sesuatu dari sudut yang berbeda. Pendewasaan ini yang menjadikan gw bersyukur, gw dikelilingi orang-orang yang tepat, yang tau hidup ini bukan jalan di tempat. Semua berjalan seiring kemampuan dan usaha kita.
Post ini gw dedikasikan kepada mereka yang membuat gw terhentak, ternyata kita bukan anak kecil lagi yang biasa mengenakan rok kotak-kotak, bukan segerombolan cewe yang suka ngelabrak ade kelas, yang suka cabut dan satu lagi, mereka yang punya misi ke depan dan ga kenal yang namanya berhenti.
Terima kasih karena kalian selalu memberikan energy negatif yang selalu di-positifkan dengan ulah-ulah kita. Terima kasih karena membuat masa “kecil” gw selalu berwarna dengan cercaan dan cemooh kalian. Terima kasih karena kalian yang memperkenalkan gw artinya sama-sama. Terima kasih karena kalian ga hanya menyiapkan sebuah bahu, tetapi sebuah pelukan. Terima kasih, karena kenakalan ini akan jadi suatu cerita yang akan gw simpen sampai kapanpun. Terima kasih karena gw ga pernah punya alesan untuk berhenti bilang terima kasih untuk kalian.
Untuk semua kesalahan dan kemarahan yang pernah gw keluarkan, I feel so sorry. Gw tau, akan selalu ada kalian yang mengenggam jari-jari gw. Kapanpun… gw jatuh dan terbang.
And why Ocean? Yes, because I have OCEAN 5 :)
To: Cynthia Saumi Prasetya, Kezia Winny Setiawarman, Isabella Adiputri, Angelique Ismaworo. U know who you are and surely must know how important yourself. Never-enough Thanks.
No comments:
Post a Comment